Bukittinggi — Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Transformasi Skripsi menjadi Artikel Jurnal Ilmiah bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan ujian munaqasyah. Kegiatan ini diikuti oleh 88 mahasiswa dari enam program studi sarjana di lingkungan FUAD, yakni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Ilmu Hadis, Sosiologi Agama, Aqidah dan Filsafat Islam, serta Sejarah Peradaban Islam.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya penguatan budaya akademik sekaligus mendukung kebijakan fakultas mengenai kewajiban publikasi artikel ilmiah berbasis penelitian skripsi pada jurnal ilmiah terakreditasi sebagai salah satu syarat pengambilan ijazah.
Bimtek dilaksanakan dalam beberapa sesi yang memadukan format luring (offline) dan daring (online). Sesi utama yang membahas substansi transformasi skripsi menjadi artikel ilmiah dilaksanakan secara luring di Aula FUAD, Gedung Moh. Hatta Lantai 3, sedangkan sesi yang membahas teknis perjurnalan dan proses publikasi artikel dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik FUAD, Dr. Zulfan Taufik, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya publikasi ilmiah sebagai bagian dari tanggung jawab akademik mahasiswa.
“Skripsi tidak seharusnya berhenti sebagai dokumen akademik yang tersimpan di perpustakaan. Hasil penelitian mahasiswa perlu dipublikasikan agar dapat berkontribusi dalam pengembangan keilmuan serta menjadi bagian dari diskursus akademik yang lebih luas,” ujar Dr. Zulfan Taufik saat membuka kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa kemampuan menulis artikel ilmiah merupakan kompetensi akademik penting bagi lulusan perguruan tinggi, terutama dalam konteks penguatan tradisi riset dan publikasi di lingkungan kampus.
Pelaksanaan Bimtek substansi artikel ilmiah dibagi ke dalam tiga sesi berdasarkan kelompok program studi. Sesi pertama dilaksanakan pada 27 Februari 2026 yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, dengan narasumber Yusuf Affandi, M.Sos. dan Tomi Hendra, M.Sos.
Sesi kedua dilaksanakan pada 4 Maret 2026 yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir serta Program Studi Ilmu Hadis, dengan narasumber Zulhamdani, M.Ag. dan Dr. Yulia Rahmi, M.Ag.

Sementara itu, sesi ketiga dilaksanakan pada 5 Maret 2026, yang diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sosiologi Agama, Aqidah dan Filsafat Islam, serta Sejarah Peradaban Islam, dengan narasumber Abdul Gaffar, M.Sosio., Muallim Lubis, M.Pem.I., dan Asrul Harahap, M.Sos.
Dalam sesi-sesi tersebut, para narasumber memberikan pembekalan mengenai berbagai aspek penting dalam penulisan artikel ilmiah, mulai dari perbedaan mendasar antara skripsi dan artikel jurnal, teknik merumuskan temuan utama penelitian, strategi pemadatan naskah, penulisan abstrak yang efektif, hingga penguatan argumentasi akademik dalam struktur artikel ilmiah.

Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai aspek teknis pengelolaan dan publikasi artikel ilmiah melalui sesi daring yang dilaksanakan pada 6 Maret 2026 melalui Zoom Meeting. Sesi ini menghadirkan Firdaus Annas, M.Kom., Ketua Rumah Jurnal UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, yang memberikan pemaparan mengenai pemilihan jurnal yang tepat, penggunaan sistem Open Journal Systems (OJS), proses submission artikel, serta tahapan review dan revisi dalam publikasi ilmiah.
Melalui pelaksanaan Bimtek yang dilakukan secara bertahap dalam beberapa sesi ini, FUAD berharap para mahasiswa tidak hanya memahami teknik penulisan artikel ilmiah, tetapi juga mampu menghasilkan naskah artikel yang siap disubmit ke jurnal ilmiah. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen fakultas dalam meningkatkan kualitas lulusan serta memperkuat tradisi riset dan publikasi ilmiah di lingkungan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

