Bukittinggi – Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi mengirimkan tim dosen ke sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bukittinggi dalam program Pesantren Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus penguatan kolaborasi kampus dan sekolah.
Di SMAN 2 Bukittinggi, para dosen FUAD mengisi materi keislaman yang dirancang kontekstual dan relevan dengan kehidupan remaja. Tomi Hendra, M.Sos membawakan materi Aqidah (24 Februari 2026), Zulhamdani, M.Ag menyampaikan kajian Al-Qur’an (25 Februari 2026), Asrul Harahap, M.Sos mengulas Akhlak (27 Februari 2026), serta Melia Afdayeni, M.Hum memaparkan Sejarah Islam (2 Maret 2026).
Sementara itu, di SMAN 3 Bukittinggi, tim dosen menghadirkan materi yang lebih variatif, mulai dari Fiqih (Thaharah dan Shalat), Membumikan Al-Qur’an, Akhlak dalam pergaulan remaja, Sejarah Keteladanan, Aqidah tentang bahaya syirik, hingga sesi reflektif bertajuk Min Aina, Fi Aina, Ila Aina yang mengajak siswa merenungkan asal-usul, posisi hidup, dan tujuan akhir manusia.
Dekan FUAD, Prof. Dr. Syafwan Rozi, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. “Pesantren Ramadhan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bentuk tanggung jawab akademik dan moral kampus dalam membina generasi muda. Kami ingin kehadiran dosen benar-benar memberi dampak,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah penting untuk memperkuat literasi keagamaan yang moderat dan kontekstual di kalangan pelajar.

Program ini juga menjadi tindak lanjut kerja sama antara SMAN 2 dan SMAN 3 Bukittinggi dengan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi yang telah tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU). Kehadiran dosen di sekolah-sekolah tersebut menjadi implementasi nyata dari komitmen kolaboratif yang telah dibangun.
Selain memberikan materi, para dosen juga membuka ruang dialog agar siswa dapat berdiskusi secara terbuka. Pendekatan ini diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman Islam yang komprehensif, rasional, dan aplikatif.
Melalui kegiatan Pesantren Ramadhan ini, FUAD UIN Bukittinggi berharap sinergi antara kampus dan sekolah semakin erat dalam membina generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan berintegritas.
Penulis: Tim FUAD

