Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, FUAD UIN Bukittinggi Gelar Workshop Keprotokolan dan Master of Ceremony

Bukittinggi, 14 Oktober 2026 — Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi melalui Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) menyelenggarakan Workshop Keprotokolan dan Master of Ceremony (MC) pada 13–14 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam tata kelola acara, keprotokolan, serta kemampuan menjadi pembawa acara yang profesional.

Workshop menghadirkan Andini Miza Putri, S.Hum., M.M., CPS, penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) Bukittinggi sekaligus praktisi public speaking. Dengan pengalaman di bidang komunikasi, penyiaran, dan industri kreatif, narasumber membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Materi workshop mencakup prinsip-prinsip keprotokolan, tata tempat, tata acara, tata penghormatan, penyambutan dan pendampingan tamu kehormatan, serta koordinasi petugas protokol. Peserta juga memperoleh pembekalan mengenai teknik menjadi MC untuk acara formal, semi-formal, dan nonformal, termasuk penyusunan naskah, pengelolaan alur acara, penggunaan intonasi, artikulasi, dan komunikasi dengan audiens.

Tidak hanya berorientasi pada pemahaman konseptual, kegiatan ini juga dilengkapi dengan simulasi dan praktik langsung. Mahasiswa berlatih menyusun susunan acara (rundown), membuat denah tata tempat, membagi peran dalam kepanitiaan, serta mempraktikkan pelaksanaan acara formal dan nonformal. Narasumber memberikan evaluasi dan masukan untuk membantu peserta meningkatkan kepercayaan diri, ketepatan berkomunikasi, serta kemampuan mengelola acara secara terstruktur.

Pelaksanaan workshop ini merupakan bagian dari upaya FUAD, khususnya Program Studi KPI, dalam memperkuat suasana akademik melalui pembelajaran yang aplikatif dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Kegiatan ini juga mendukung penguatan keterampilan komunikasi yang dibutuhkan dalam berbagai bidang profesi, seperti penyiaran, kehumasan, pengelolaan acara, komunikasi kelembagaan, dan industri kreatif.

Melalui kegiatan ini, FUAD UIN Bukittinggi berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori komunikasi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik profesional. Kemampuan berkomunikasi secara santun, mengelola acara dengan tertib, serta berkoordinasi secara efektif menjadi bekal penting bagi mahasiswa KPI untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Workshop Keprotokolan dan MC ini menjadi salah satu bentuk komitmen FUAD UIN Bukittinggi dalam menghadirkan proses pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan profesi, sekaligus mendorong lahirnya lulusan yang kompeten, adaptif, dan profesional di bidang dakwah dan komunikasi.

(YA)