Bukittinggi, 19 Agustus 2026 — Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menggelar rapat evaluasi dosen sekaligus persiapan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Rabu (19/8/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan dan dosen di lingkungan FUAD.
Rapat dipandu oleh Wakil Dekan I FUAD, Dr. Zulfan Taufik, M.A.Hum., dan menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan perkuliahan semester sebelumnya sekaligus ruang untuk merumuskan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, kedisiplinan akademik, serta daya tarik program studi di lingkungan FUAD.

Dalam arahannya, Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa evaluasi merupakan bagian penting dari proses penguatan kualitas fakultas dan program studi. Menurutnya, evaluasi tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga perlu diarahkan pada upaya membangun keunggulan yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap FUAD.
“Evaluasi perlu dilakukan untuk memperkuat kualitas fakultas dan program studi, sekaligus meningkatkan daya tarik serta kepercayaan masyarakat terhadap FUAD,” ujar Rektor.
Rektor mendorong setiap program studi untuk semakin memperkuat keunggulan yang dimiliki melalui peningkatan prestasi mahasiswa dan dosen, inovasi pembelajaran, pengembangan kegiatan akademik, serta publikasi berbagai capaian fakultas.
Prestasi dan program unggulan dinilai perlu dikomunikasikan secara lebih luas kepada masyarakat. Dengan demikian, calon mahasiswa tidak hanya mengenal program studi yang tersedia di FUAD, tetapi juga memahami berbagai peluang akademik, pengembangan kompetensi, dan pengalaman kemahasiswaan yang dapat diperoleh selama menempuh pendidikan.
Penguatan publikasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi komunikasi fakultas dalam membangun citra positif serta meningkatkan daya tarik program studi di tengah semakin kompetitifnya perguruan tinggi dalam menjangkau calon mahasiswa.
Selain penguatan publikasi dan prestasi, rapat turut menyoroti pentingnya komunikasi dan kolaborasi antardosen. Diskusi akademik yang lebih intensif diharapkan dapat melahirkan berbagai gagasan baru dalam bidang pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan program studi.
Kedisiplinan dosen dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan kegiatan akademik juga menjadi perhatian. Peningkatan kualitas pendidikan dinilai perlu didukung oleh budaya kerja yang profesional, komunikasi yang baik, serta komitmen bersama seluruh unsur fakultas.
Melalui evaluasi tersebut, FUAD berupaya membangun lingkungan akademik yang tidak hanya berkualitas dari sisi pembelajaran, tetapi juga mampu memberikan kenyamanan dan ruang yang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi akademik maupun nonakademik.
Sementara itu, Dekan FUAD, Prof. Dr. Syafwan Rozi, M.Ag., menyampaikan sejumlah persoalan akademik yang perlu menjadi perhatian bersama. Salah satunya berkaitan dengan penyetoran ayat dan hafalan yang menjadi bagian dari persyaratan akademik mahasiswa.
Menurut Dekan, pelaksanaan ketentuan akademik tersebut perlu dikawal secara baik sehingga mahasiswa dapat memenuhi kewajiban akademiknya secara terarah dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan fakultas.
Rapat juga membahas berbagai aspek pembinaan mahasiswa, di antaranya penguatan pemahaman keagamaan, kearifan lokal, kajian teologi, serta kepatuhan terhadap peraturan dan tata tertib kampus.
Aspek kedisiplinan mahasiswa turut menjadi perhatian, termasuk dalam hal penggunaan pakaian yang sesuai dengan ketentuan kampus. Pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya fakultas dalam membentuk budaya akademik yang menjunjung etika, tanggung jawab, serta nilai-nilai keislaman.
Dengan demikian, proses pendidikan di FUAD tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter mahasiswa yang disiplin, berintegritas, memiliki wawasan keagamaan yang baik, serta mampu memahami nilai budaya dan sosial di lingkungan masyarakat.
Melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala dan melibatkan seluruh unsur fakultas, FUAD UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi terus berupaya meningkatkan kualitas internal sekaligus memperkuat daya tariknya di tengah masyarakat.
Kolaborasi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan FUAD sebagai lingkungan akademik yang unggul, disiplin, adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Penulis : Mela Harianti

