HMPS AFI Laksanakan Pengabdian dan Sosialisasi Prodi melalui Latihan Kepemimpinan Dasar di MAS MTI Ghobah, Kab. Agam

Himpunan Mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (HMPS AFI) melaksanakan kegiatan pengabdian mahasiswa sekaligus sosialisasi Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam di MAS Pesantren MTI Ghobah, Kabupaten Agam, pada Sabtu, 26 September 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Latihan Kepemimpinan Dasar dengan Pendekatan Filsafat” dan diikuti oleh para peserta didik di lingkungan MAS Pesantren MTI Ghobah.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa AFI dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi melalui kegiatan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Selain memberikan pembekalan mengenai kepemimpinan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam kepada para siswa serta mengenalkan pentingnya berpikir kritis dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Ketua HMPS AFI, Wahyu Firmansyah, bersama Wakil Ketua HMPS AFI, Fitrah Salam. Kegiatan ini melibatkan para pengurus HMPS AFI yang berperan dalam mempersiapkan sekaligus melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian dan sosialisasi.

Tema “Latihan Kepemimpinan Dasar dengan Pendekatan Filsafat” dipilih untuk memberikan pemahaman kepada peserta bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengatur sebuah organisasi, tetapi juga menyangkut cara berpikir, pengambilan keputusan, tanggung jawab, dan nilai-nilai moral. Pendekatan filsafat digunakan untuk mendorong peserta agar terbiasa mempertanyakan suatu persoalan secara kritis, memahami alasan di balik sebuah keputusan, serta mampu melihat persoalan dari berbagai sudut pandang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai dasar-dasar kepemimpinan dan pentingnya membangun karakter seorang pemimpin. Filsafat diperkenalkan sebagai salah satu pendekatan yang dapat membantu seseorang dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logis, terbuka, dan reflektif. Dengan cara tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mampu menjadi pemimpin dalam organisasi, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Selain latihan kepemimpinan, pengurus HMPS AFI juga melakukan sosialisasi mengenai Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam. Sosialisasi ini memperkenalkan bidang keilmuan AFI, kajian filsafat dan pemikiran Islam, aqidah, serta berbagai persoalan keagamaan dan sosial yang dapat dikaji secara kritis melalui perspektif keilmuan Islam.

Kegiatan di MAS Pesantren MTI Ghobah juga menjadi ruang interaksi antara mahasiswa AFI dengan para siswa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat berbagi pengalaman mengenai kehidupan akademik di perguruan tinggi sekaligus memberikan gambaran mengenai peluang untuk melanjutkan pendidikan pada Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam.

Ketua HMPS AFI, Wahyu Firmansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen HMPS AFI untuk menjadikan mahasiswa tidak hanya aktif dalam kegiatan internal kampus, tetapi juga mampu memberikan manfaat kepada masyarakat. Sementara itu, Wakil Ketua HMPS AFI, Fitrah Salam, menekankan pentingnya kegiatan yang dapat menghubungkan pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan peserta didik di lingkungan madrasah.

Kegiatan pengabdian ini mendapat respons positif dari peserta. Antusiasme peserta terlihat dalam proses penyampaian materi dan interaksi selama kegiatan berlangsung. Para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai kepemimpinan, tetapi juga memperoleh gambaran tentang pentingnya berpikir kritis dan reflektif dalam mengambil keputusan.

Melalui kegiatan tersebut, HMPS AFI berharap pengabdian mahasiswa dapat terus dikembangkan dengan menjangkau lebih banyak sekolah dan madrasah. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa Aqidah dan Filsafat Islam dalam membangun generasi muda yang memiliki kemampuan berpikir kritis, berkarakter, dan memiliki kesadaran terhadap tanggung jawab sosial.

Pelaksanaan pengabdian di MAS Pesantren MTI Ghobah menjadi bukti bahwa filsafat tidak hanya dipelajari sebagai teori di ruang perkuliahan, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan praktis, termasuk dalam membangun karakter dan kepemimpinan generasi muda.