MoA dan Sosialisasi Prodi S2–S3 AFI FUAD UIN Bukittinggi di FUSA UIN Padang

Padang, 13 April 2026 — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi melalui Program Studi Magister dan Doktor Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) melaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) sekaligus sosialisasi penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) UIN Imam Bonjol Padang, Senin (13/4), bertempat di Kampus III UIN Imam Bonjol Padang.

Rombongan FUAD yang dipimpin oleh Dekan, Prof. Dr. Syafwan Rozi, M.Ag., didampingi Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Zulfan Taufik, M.A.Hum., serta Sekretaris Program Studi Magister AFI, Penmardianto, M.A., disambut langsung oleh Dekan FUSA UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Syefriyono, S.Ag., M.Pd.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan MoA yang dihadiri oleh para pejabat di lingkungan kedua fakultas, sebagai bentuk penguatan kerja sama kelembagaan yang telah terjalin lama. Suasana hangat dan akrab mewarnai pertemuan awal tersebut sebelum agenda dilanjutkan ke sesi sosialisasi.

Selanjutnya, kegiatan sosialisasi Program Magister dan Doktoral AFI dilaksanakan di Aula FUSA dan dihadiri oleh mahasiswa Program Studi AFI yang akan segera diwisuda, serta para dosen di lingkungan Prodi AFI FUSA UIN Imam Bonjol Padang.

Dalam sambutannya, Dekan FUSA UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Syefriyono menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan hubungan akademik antara kedua institusi. “Relasi antara FUSA UIN Imam Bonjol Padang dan FUAD UIN Bukittinggi bukanlah hubungan baru, melainkan hubungan akademik yang telah terbangun lama dan harus terus dirawat dalam bentuk kerja sama yang lebih konkret dan produktif,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa banyak dosen FUAD UIN Bukittinggi merupakan alumni UIN Imam Bonjol Padang, yang memperkuat jejaring akademik di antara keduanya.

Sementara itu, Dekan FUAD UIN Bukittinggi, Prof. Syafwan menekankan kontribusi signifikan FUSA dalam perkembangan FUAD, khususnya pada Program Studi AFI. “Kami tidak bisa memisahkan perjalanan FUAD dari kontribusi FUSA. Bahkan saat ini, hampir separuh mahasiswa Magister AFI kami berasal dari alumni AFI UIN Imam Bonjol Padang,” ungkapnya. Ia menambahkan, “Kehadiran kami hari ini adalah untuk memastikan tradisi akademik yang baik ini terus berlanjut dan semakin diperkuat di masa mendatang.”

Pada sesi pemaparan materi, Wakil Dekan I FUAD, Dr. Zulfan menjelaskan secara komprehensif profil Program Studi Magister dan Doktor AFI, mulai dari sejarah pendirian, akreditasi, hingga atmosfer akademik yang dikembangkan. “Kami membangun ekosistem akademik yang tidak hanya kuat secara teoritis, tetapi juga terbuka terhadap dialog lintas disiplin dan riset-riset kontemporer dalam studi aqidah dan filsafat Islam,” jelasnya. Ia juga menegaskan, “Program ini dirancang untuk melahirkan akademisi dan peneliti yang memiliki kedalaman analisis sekaligus relevansi sosial berbasis kearifan lokal.”

Sebagai penutup, sesi testimoni menghadirkan Rahma Eka Saputri, alumni Magister AFI UIN Bukittinggi yang kini menjadi dosen sekaligus Sekretaris Program Studi AFI FUSA, serta Rahmad Tri Hadi, mahasiswa aktif Program Doktoral AFI yang juga mengabdi sebagai dosen di FUSA. Keduanya berbagi pengalaman akademik yang memperkuat daya tarik program studi tersebut.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkokoh sinergi kelembagaan sekaligus mendorong minat lulusan sarjana AFI untuk melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktoral di UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.